Mad Man on Sports Bike

Selama nge-blog entah kenapa gw jadi suka liat statistik traffic, informasi yang dicari melalui “search Engine”, “Referrer” dan lainnya. Tapi sedikit sedih juga tiap kali buka halaman diatas, karena moyoritas “viewer” dari blog ini hanya nge-view tanpa memberikan komentar. “Come on guys just drop your comment, it makes me happy”. Apakah karena subjectnya yang “out of the box” dibandingkan blog lain, tapi ntah lah :D…. “Hope stack of information i wrote was usefull to someone out there”

Back to topic, Informasi yang paling banyak dicari melalui “Search Engine” adalah “Sjaak Lucassen”. sooo … gw akan coba tulis semua perjalan SJAAK dari awal 1992 hingga 2010.

Biography :
Name : Sjaak Lucassen
Warga negara : Belanda
Kota lahir : Maashess

1992 – 1993


Di awal tahun 1992 sjaak membaca artikel tentang CBR 900 RR Fireblade, dimana saat itu baru saja dijual secara bebas. Tanpa berfikir lama ia langsung tukar tambah motor CBR 1000 F dengan CBR 900 RR yang baru. walaupun saat itu dia belum pernah liat bentuk fisik & mencoba motor CBR 900 RR yang akan dibelinya. Love at a “first sight” lah ibaratnya dengan CBR 900 RR.

Oiya motor CBR yang ia beli ternyata CBU dari jepang, tapi anehnya motor tersebut tidak dikirim ke rumahnya di Belanda. Melainkan langsung dikirim Jepang – Australia. “And The Adventure Begins” di Australia…….

4 1/2 Bulan ia melakukan “Adventure” di Australia. Sjaak menempuh 38.000Km, jarak ini hampir bisa disamakan dengan keliling dunia dari “Coast to Coast”. Sebelum pulang ke negaranya ia menyempatkan Backpack di Indonesia selama 1 1/2 Bulan, sedangkan motornya masuk peti untuk dikirim ke kampung halaman.

1995 – 1998


Setelah 6 bulan Travelling di Australia & Indonesia, Sjaak jadi bermimpi – mimpi untuk melakukan “Adventure” keliling dunia. “Once in my LIFE i have to do this” kata Sjaak lucassen, yang artinya 1 kali dalam hidup saya, saya harus melakukan RTW. Akhirnya setelah melakukan saving selama 3 tahun, ia berhenti dari kerjaannya sebagai “Potato Trader” dan Meninggalkan “Trailler”-nya untuk “Makes his Dream Comes True”. Oiya… Sjaak melakukan RTW 3 Tahun tanpa Sponsor. Rencananya RTW Sjaak dengan CBR sekitar 2 1/2 tahun, tapi ketika di Mesir ia bertemu dengan travelers lain yang sedang dalam perlanan ke Afrika…. so 6 bulan berikutnya Sjaak pun mengelilingi Afrika dengan CBRnya hingga batas kemampuannya motor tersebut. Mulai dari Nyebrang Sungai, Off road, Melewati gurun pasir, Masuk kubangan lumpur yang dalamnya se tinggi Tangki CBRnya dan lainnya. Total perjalanannya kali ini 240.000km dan melewati 39 Negara.

Rutenya :
Eropa – Rusia – Jepang – Thailand – Malaysia – Indonesia – Australia – New Zealand – Nepal – Bangladesh – India – Pakistan – Iran – Turki – Syria – Timur Afrika – Afsel – Italy – Belanda

Modifikasi Motor CBR Sjaak untuk perjalanan ini :
– Top Box
Lebar 94 cm, bahaan aluminium dan bisa di copot dengan ditarik kesamping
– Kaca spion di kustom (minjem istilah anak “Street demon”) 11 cm lebih panjang.
– Pemasangan “Steering Damper”
– Shock belakang diganjel Ring
– Pemasangan cover shock depan
– Ban standart tanpa modifikasi atau diganti ban “Dual purpose”

Pasti kita bertanya – tanya, itu motor sport di bawa keliling dunia rusak apa aja? Secara… motor sport CBR bukan motor yang enak, nyaman dan direkomendasi untuk keliling dunia.

Berikut “Trouble” dan kerusakan motornya selama RTW :
– Pelek roda depan penyok
– As shock breaker depan bengkok
– Aki jebol setelah masuk lobang gede
– Dudukan shock belakang patah
– “electronic exhaust” rusak setelah tabrakan dengan Truk
– 1 alternator (di 198000km)
– 2 CDI
– 5 bearings roda
– 3 set rantai
– 12 set kampas rem
– 1 set plat kopling
– 2 kabel kopling
– 3 tuas rem
– beberapa aki
– 12 Ban depan
– 17 ban belakang

Di pabrik Honda, Sjaak menerima rem depan baru dan rem cakram secara gratis. Suspensi belakang telah perbaiki untuk 170.000km

Majalah “Motoren & Toerisme” dari german pun ikut mengulas artikel tentang motor Sjaak setelah keliling dunia. Hasil artikel tersebut adalah Motor CBR 900 RR Sjaak dalam kondisi lebih parah dari motor seken dengan tipe dan merek yang sama

Handling :
– Fireblade sebenarnya masih enak untuk nikung 120 km/jam, tapi karena sering masuk lobang motor CBR Sjaak jadi ga enak dinaekin motornya.
– Rem depan sudah ga normal lagi, tidak aman untuk late braking
– Dudukan cakram depam melengkung, harus diganti
– Jika di geber 150 km/jam lebih, motor sudah tidak stabil, selain karena shock yang tidak mumpuni lagi. Box belakang mengganggu aerodinamis motor.

Mesin :
– Secara umum mesin tidak beda dengan motor seken
– Stater elektrik motor tidak ada masalah
– Kira kira power dari crankshaft sekitar “110ch” (ga tau artinya gw cubic hour kah?)
– Karena motor ga pernah dicuci dan kerja rodi terus, motor CBR Sjaak baru dinyalain langsung masuk ke temperatur normal. (gimana kalo digeber nih, baru nyala aja dah panas :D)
– Top speed menurun
Jadi bisa santai selama perjalanan menikmati perjalanan, tapi saat 128.747 Km pertama, Sjaak masih nikung sampai dengkul nemplok ke aspal.

Oh iya yang service CBR selama perjalan Sjaak sendiri dari ganti oli, ganti saringan udara, ganti busi, dan setting klep.

Next issue : Sjaak adventure on 2001 – 2010

Advertisements

11 thoughts on “Mad Man on Sports Bike

    • @pusar : thanks comment
      @kentadis : mana sjaak jangkung tinggi 190cm berat 80Kg….
      @asmara : serius pernah ketemu gan ?

  1. saya juga baru tau bisa komen..:p
    sepertinya saya dulu pernah bertemu beliau di Yogya, dengan CBR beserta barang bawaan yang persis sama..waktu itu ga ngerti maksudnya apa motor sport kok pake box aluminium segede gaban…:p

  2. Gilak gilak gilak deh!
    Padahal ini dulu superbike plg bgus di zamanx..
    Tp knpa tega bw fireblade kliling dunia y?
    Trus di aspek safety, bukanx barang bawaan yg ditaruh di smping tuh lebarx g blh melebihi lebar stang ya? Cmiiw

    • @kentadis
      semua travellers mayoritas lebih lebar box dari stang. memang dari segi safety agak berbahaya, tp gmana donk bawaannya emang banyak. Makanya mereka males naek motor di kota2 besar. Seperti di negara India, Indonesia, Thailand, Vietnam, dllnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s